Overclock Komputer??? Siapa Takut…

Bro dan Sys semuanya… Overclock adalah menaikkan kecepatan dari prcessor, RAM, ataupun VGA di atas kemampuan standar pabriknya. Yang pertama KomMotor ingin tekankan adalah kerusakan yang terjadi pada komputer bro dan sys semuanya bukan menjadi tanggung jawab KomMotor. Tapi berdasarkan pengalaman yang didapat oleh KomMotor, jarang sekali terjadi kerusakan hardware yang diakibatkan oleh overclock ini, bahkan meski setingan overclock ini dipakai untuk harian. Tujuan overclock ini apa sih? pastinya tiap orang beda-beda, ada yang karena hobi, ada yang karena ingin menaikkan performa komputernya, ada yang karena iseng dan penasaran dan ada yang hanya untuk mendapatkan score yang tinggi pada benchmark tertentu. Kalau KomMotor asalnya karena penasaran akan hal baru dan performa procesor yang kurang, eh lama-lama jadi hobi juga sih.

Overclock biasanya dapat dilakukan pada tiga hal yaitu : processor, RAM dan VGA. Pada kesempatan kali ini KomMotor akan sharing tentang overclock pada processor. Yang harus diperhatikan adalah PSU jangan pernah memakai yang bawaan casing karena kurang mendukung untuk overclok, tapi kalau maksa ga masalah juga, lanjut bro dan sys semuanya.Siapkan komputer kita dalam keadaan on fire dan siap untuk ditarik. Speck komputer yang digunakan KomMotor adalah :

  • Processor : Intel Core 2 Duo E4600 @ 2,4 GHz
  • Motherboard : ASUS P5KPL-CM
  • RAM : Visipro 2x2GB PC 6400
  • Hardisk : Seagate 250 GB
  • VGA : DA 4870 Sonic
  • Samsung DVD RW
  • Power Supply : Corsair 550 VX
  • Monitor : Samsung 18,5″

Langkah-langkah untuk overclock processor adalah :

  • Masuk ke BIOS, umumnya dengan cara menekan tombol delete.
  • BIOS motherboard saya kebetulan AMI, jadi buat bro dan sys yang BIOS nya sama menggunakan AMI akan lebih mudah dalam melakukan overclock. Bagi yang beda biasanya cuma perbedaan sedikit bahasanya, tetapi tujuannya sama.
  • Masuk ke menu AI Overclocking, disana ada pilihan Auto, Manual dan Overclock Profile setingan pabrik.
  • Pilih yang manual, terus naikin sedikit demi sedikit BUS speednya sekitar 5-10 MHZ. Ketika dirasa agak tinggi, save setingan kita cek dengan cara masuk windows, bila stabil trus kita naikkan sampai ga bisa masuk BIOS atau blue screen. Kalau di Motherboard saya, biasanya kalau sudah mentok ada pemberitahuan Overclock failed.
  • Tambahin juga Over voltage sedikit demi sedikit untuk menambah daya setrum komponen kita.
  • Kalau failed, kita pakai setingan BUS speed tertinggi sebelum failed, itulah kemampuan maksimal processor atau RAM kita.
  • Untuk cek tingkat kestabilan dapat digunakan software-software Overclock salah satunya OCCT.
  • Setelah sistem stabil, bisa dikatakan kita telah berhasil melakukan overclock. Selamat ya…

Sebagai perbandingan silahkan dicek perbedaan CPUZ pada komputer saya sebelum dan sesudah di overclock. Ini gambar ketika processor saya sebelum di overclock :


Dan ini setelah di overclock :

Bagaimana bro dan sys semuanya??? Tertarik untuk overclock???  Silahkan di share pendapatnya…

Iklan

Mangga Komentar... Biar Cetar... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s