Bridgestone Merusak Image MotoGP Gara-Gara Drama Ban Di Philip Island

Dani Pedrosa-Kritik Bridgestone
Dani Pedrosa-Kritik Bridgestone

Bro sys sekalian… Ternyata race MotoGP Philip Island kemaren dengan drama pit stop serta black flag Marquez belum mereda gaungnya. Terbukti bebearapa pembalap mengeluhkan kinerja pihak Bridgestone yang dinilai gegabah menanggapi permukaan aspal yang baru di Philip Island.

Sebetulnya permasalahan aspal baru Philip Island ini sempat juga melanda gelaran WSBK yang berlangsung lebih dulu. Tapi entah kenapa koq pihak Bridgstone gak ngambil pelajaran dari penyelenggaraan race Superbike yah?

Setelah sesi kualifikasi MotoGP, baru lah pihak Bridgestone khawatir tentang kinerja ban dan terutama keselamatan para pembalap. Jadilah lap race dikurangi dari 27 menjadi 26 dan beberapa jam sebelum race dirubah lagi menjadi 19 lap.

Dan efeknya beberapa pembalap pun, mengkritisi kinerja pihak Bridgestone tersebut. Tidak sembarangan bro sys, Valentino Rossi dan Dani Pedrosa pun angkat bicara.

Seperti dilansir Autosport, Pedrosa mengatakan :

“Di layar televisi mungkin itu akan menjadi sangat keren dan sangat menarik.”

“Tapi saya kasih tahu, untuk tim, itu merupakan sedikit mimpi buruk.”

“Lain kali mereka(Bridgestone) harus menghabiskan waktu satu atau dua hari untuk mengecek kondisi aspal,” tutup Pedrosa.

Valentino Rossi-Kritik Bridgestone
Valentino Rossi-Kritik Bridgestone

The Doctor pun setuju dengan argumen Pedrosa ini dan menambahkan :

“Jika sebuah sirkuit memiliki aspal atau permukaan baru, wajib untuk diadakan test dengan pembalap yang bagus dan cepat. Jika tidak, yah tidak ada gunanya.”

“Bridgestone juga harus meningkatkan kinerja ban tipe hard nya.”

“Ban tipe hard tahun tidak bekerja dengan baik dengan siapapun juga. Dalam semua race semua pembalap dipaksa menggunakan ban tipe soft karena ban tipe hard tidak bekerja dengan baik.”

“Saya berharap Bridgestone membuat usaha lebih keras lagi untuk memberikan pembalap dua pilihan ban yang bekerja dengan baik di akhir pekan, soalnya tahun ini tak pernah terjadi begitu,” pungkas Rossi.

Woh, ternyata Rossi dan Pedrosa sama-sama mengkritik Bridgestone dengan kata-kata dan tujuan yang berbeda. Ane baru tahu kalau ternyata ban tipe hard itu tidak bekerja dengan baik dengan setiap pembalap. Lumayan bikin rempong juga tuh Bridgestone.

Kalau persoalan pit stop kemaren, ane fikir sih justru malah jadi seru, meskipun cukup beresiko ketika pembalap baru keluar pit line dan mau masuk lintasan. Contohnya kejadian kontak antara Marquez dan Lorenzo yang kembali terjadi untuk kesekian kalinya.

Gimana menurut bro sys tentang kinerja Bridgestone ini? Any comments? Silahkan di kolom komentar… 😉

Iklan

16 respons untuk ‘Bridgestone Merusak Image MotoGP Gara-Gara Drama Ban Di Philip Island

      • wongndeso94 Oktober 23, 2013 / 05:33

        Ada gambar ttg bagaimana kondisi ban abis 10lap kang. Ngeri luatnya, hancur sisi luarnya kayak sobek gt

        • KomMotor Oktober 23, 2013 / 05:35

          Woh… Marquez yang maksa 11 lap baru pit stop aja sampe goyang dombret yah gan…

    • KomMotor Oktober 23, 2013 / 04:59

      Wah… ide bagus tuh. Dorna tinggal sms sama Michelin aja, biar Bridgestone ada saingan lagi..

      • macantua Oktober 23, 2013 / 06:25

        Dulu di era gp500 michelin juga ikut support honda.

        • KomMotor Oktober 23, 2013 / 06:43

          Woh.. Michelin juga pernah support Yamaha tahun 2008, Hohe pake Michelin dan Rossi pake Bridgestone. Padahal mereka 1 team, CMIIW…

  1. 0yoo Oktober 23, 2013 / 00:24

    gitu toh

  2. brigade jalan raya Oktober 23, 2013 / 08:43

    wah banyak hikmah mas. pertama buat pit stop jangan sering deh. karena beda ma f1, bisa nyelip. klo motor rawan. memang lorenzo akui dia salah karena lambat ngerem jadi seruduk marquez.

    terus soal ban sudah dari awsl musim nih., yang hard memang tahan lama dari hard nya pabrik mana gitu. tapi gak lengket. makanya biker terpaksa pakai soft. tau aja lah soft itu mudah haus. kalo soal kualitas soft nya briksetun sudah bagus banget tapi biker gak punya pilihan pas dihadapin masalah sirkuit aspal kasar. mau gimana lagi ban hardnya kurang cocok.

    • KomMotor Oktober 23, 2013 / 11:28

      Sependapat kalau tentang pit stop nya gan.. bahaya banget kalau terus diterapkan di MotoGP. Soal ban hard itu tidak bekerja dengan baik, ane baru tahu pas nulis postingan ini..
      Thankz dah mampir.. 😉

  3. raven Oktober 23, 2013 / 09:00

    kalo aja bannya pirelli

    • KomMotor Oktober 23, 2013 / 11:30

      Pirelli udah cukup rempong dengan kontraknya di F1, CMIIW..

  4. kasamago Oktober 23, 2013 / 12:50

    plajaran pnting bg brigstune..

    • KomMotor Oktober 23, 2013 / 15:01

      Yoi gan.. biar lebih baik kedepannya..
      Thankz dah mampir.. 😉

Mangga Komentar... Biar Cetar... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s