Mengintip Peluang Rossi di MotoGP 2014

Rossi-Juara Di Assen
Rossi-Juara Di Assen

Mulai tulisan ini ane berharap untuk kedepannya bisa konsisten ‘mengintip’ peluang para pemabalap MotoGP di musim 2014. Tapi inget yah ini bukan mengintip mereka lagi mandi atau ganti baju, lagian ane masih normal koq, masih suka cewek pastinya. :mrgreen:

Nah, melihat 3 pembalap terdepan musim lalu yakni Marquez, Lorenzo dan Pedrosa, sepertinya untuk mengintip mereka tidak terlalu susah yah, mereka sepertinya musim depan akan kembali bertarung di depan. Berbeda ketika ane disuruh mengintip peluang Rossi di MotoGP 2014, yang musim kemaren berada di bawah bayang-bayang 3 pembalap tercepat tersebut.

Kita lihat dulu statistic perolehan Valentino Rossi di musim 2013 yuk. Musim dimana The Doctor kembali ke Yamaha setelah 2 musim terpuruk di Ducati. Dari 18 races di musim 2013, Vale berhasil meraih 1 kemenangan, 1 podium 2 dan 4 podium 3. Dengan total 237 point yang didapat, Vale bertengger di posisi 4 klasemen akhir terpaut 63 point dari Pedrosa yang berada di posisi ke-3.

Dengan torehan yang dicapai Vale di musim 2013, banyak pihak yang mulai meragukan tingkat persaingan Vale dengan 3 pembalap teratas. Hal ini semakin terlihat di akhir musim, Vale benar-benar kesulitan dapet podium apabila 3 pembalap terdepan tidak mengalami masalah. Sialnya lagi, Rossi malahan dipaksa berduel dengan para ridel satelite semacam Bautista, Crutchlow dan Bradl.

Analisis banyak pihak pun mulai mengarah ke usia, yupz dengan usia Vale yang menginjak 34 tahun, rasanya memang paling tepat jika kita salahin mahluk yang bernama usia ini. Bahkan legenda MotoGP sekelas Agostini udah memprediksi situasi ini persis sebelum musim 2013 dimulai, silahkan baca Agostini Ragu Rossi Bisa Raih Gelar Kesepuluh.

Benarkah pencapaian Rossi di 2013 adalah gara-gara faktor ‘U’? Ane koq kurang setuju yah, logika gampangnya lihat saja torehan Rossi di Assen yang mampu menjadi juara seri disana. Hasil tersebut seolah-olah menyiratkan bahwa dengan setingan dan kondisi motor yang tepat, Vale masih bisa juara.

Isue tidak stabilnya pengereman M1, terlambatnya SSG dan pengembangan M1 yang lebih tertuju kepada style Lorenzo sepertinya adalah penyebab utama prestasi Vale kurang moncer di 2013 kemaren. Bahkan masalah pengereman ini masih dikeluhkan Rossi sampe seri Motegi, yang notabene udah masuk seri-seri terakhir MotoGP 2013.

Vale dan Silvano Galbusera
Vale dan Silvano Galbusera

Memasuki musim 2014, Vale benar-benar memasuki saat-saat penentuan masa depannya di MotoGP. Hal pertama yang Vale lakukan adalah dengan mengganti kepala mekaniknya Jeremy Burgess dengan Silvano Galbusera. Selanjutnya Vale pun pasang target dengan mematok 6 race awal di 2014 sebagai tolak ukur untuk memutuskan pensiun atau lanjutin kiprahnya di MotoGP.

Nah, beberapa hari terakhir ini beredar kabar yang dirilis situs Jerman, Speedweek.com yang mengungkap wawancara dengan Chief Engineer Yamaha Motor Racing, Kouichi Tsuji. Dalam wawancara tersebut dijelaskan bahwa ternyata pihak Yamaha kesulitan ngasih motor yang sesuai dengan karakter Vale, ini terkait dengan sumber daya alias modal alias biaya. Kouchi Tsuji menjelaskan :

Kouchi Tsuji
Kouchi Tsuji

“Dari tahun 2004 sampai 2009, kami telah mengembangkan motor untuk Valentino. Pada tahunn 2010 Rossi cedera dan Jorge memenangkan gelar. Pada 2010 dan 2011 kami memodifikasi motor sesuai dengan keinginan Jorge. Intinya jelas M1 sekarang ‘tidak cocok’ dengan Rossi, jadi Rossi harus beradaptasi,” papar Tsuji.

“Tetapi akhirnya Rossi bisa beradaptasi dan meraih kemenangan (Assen) dan perkembangan Vale mulai seiring dengan style Lorenzo,” tutup Tsuji.

Dari petikan wawancara di atas, ane bisa ngambil sedikit kesimpulan bahwa kuci kesuksesan Vale di 2014 nanti adalah seberapa cepat doi adaptasi dengan M1 yang “katanya” lebih disesuaikan dengan keinginan Lorenzo. Tapi ane sih yakin masukkan dari The Doctor yang notabene peraih 9 gelar juara dunia, akan berperan besar di M1 2014 nanti. Intinya M1 2014 adalah hasil pengembangan kedua pembalapnya yakni Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.

Jadi, peluang Rossi di 2014 akan semakin terbuka untuk memenangkan lebih banyak race dibanding musim 2013. Dan bahkan apabila Vale bisa klop dengan M1 dari seri-seri awal, tidak tertutup kemungkinan Vale akan bersaing memperebutkan mahkota juara dunia musim 2014. Jangan pernah ragukan skill dan mental kelas dewa dari seorang Valentino Rossi yang sudah merengkuh 9 gelar juara dunia.

Udah ah, takut kepanjangan, nanti malahan pegel bacanya. Gimana menurut bro sys sekalian peluang Rossi di MotoGP musim 2014? Silahkan di share di kolom komentar…

Iklan

20 respons untuk ‘Mengintip Peluang Rossi di MotoGP 2014

  1. Yoshi Januari 30, 2014 / 20:33

    bagus sekali analisanya bro . . .

    • KomMotor Januari 30, 2014 / 20:37

      Bisa jadi… bisa jadi…
      :mrgreen:
      Tq gan..

  2. 0yoo Januari 30, 2014 / 21:13

    kuncinya segi tiga emas ini harus sinergi, ya rossi, mr tsuji dan galbusera pastinya, tp kl pak tsuji sj bilang demikian prediksi spek m1 2014 titik berat ttp condong ke JL ya sob, iwata g mau ambil resiko kehilangan JL tentunya 😀 ..

    • KomMotor Januari 30, 2014 / 21:33

      Menurut ane klausul kontrak Rossi pas comeback ke Yamaha kan statusnya sebagai pembalap kedua, mungkin salah satunya adalah harus menerima kalau pengembangan M1 kedepannya lebih mengikuti keinginan Jorge. IMHO..

  3. 46@sukses.com Januari 30, 2014 / 22:33

    Sing penting mbalap,aku wis seneng,

    • KomMotor Januari 30, 2014 / 22:35

      Kira2 bisa ikut bersaing rebutan gelar jurdun gak gan??

      • 46@sukses.com Februari 1, 2014 / 22:25

        Kayakne nggak boz,cukup sbge bumbu2 sedap,tpi vr46 akan tmpil lebih seru dari kmarin,

        • KomMotor Februari 2, 2014 / 07:25

          Wih..ane vote Rossi bersaing rebutin jurdun 2013..
          Semoga.. biar tambah rame nontonnya 😀

          • 46@sukses.com Februari 3, 2014 / 23:49

            Yowis lah nekat..kalah menang tetep vr46,hehehe mudah2an bisa bersaing di depan..tabok2an..ntar kalo vr46 kalah tinggal kita intip lagi videonya vr46 saat dulu nabokin lawan2nya..menghibur diri gitu loh..hahaha

            • KomMotor Februari 4, 2014 / 06:15

              Wkkwkwkwk… ini baru Rossifumi.. 😀

    • KomMotor Januari 31, 2014 / 07:07

      Sepertinya sih begitu..
      Minimal bersaing sampe seri-seri terakhir lah, ngerebutin jurdun..

      • MotoZhein Januari 31, 2014 / 07:19

        kahayang mah masih bisa kompetitip.aya di 3 besar we lahhhh….

  4. jj Maret 31, 2014 / 13:03

    Rosi tetap rosi, boleh percaya, boleh tidak, tahun 2014 rosi juaranya

    • KomMotor Maret 31, 2014 / 15:05

      Sip.. kita lihat terawangannya gan.. 😀

Mangga Komentar... Biar Cetar... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s